Kamis, 21 Juni 2012

INTROVERT



“never judge a book from it’s cover”

   Ada sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit ,  tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia seorang Introvert.


     Pendiam
Introvert hanya tidak berbicara kecuali mereka memang memiliki sesuatu untuk dikatakan. Mereka membenci basa-basi. Tapi, jika seorang introvert sedang berbicara tentang sesuatu yang mereka minati, mereka tidak akan berhenti bicara sampai berhari-hari. , oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan yang padat dan bersifat informatif.
Bagi Introvert diam bukan berarti tak mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa. Selain itu, biasanya para introvert hanya berbicara seperlunya dan hanya berbicara mengenai apa yang memang ingin mereka bicarakan.      . Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan sebuah makan siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan berkata, “Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak ini” lalu seorang Introvert akan menjawab, “Iya, enak.”-tidak lebay-. pun dalam hal interaksi. mungkin akan sedikit boring bila interaksi dgn mereka, karena bagi mereka, bahasa hanyalah sarana menyampaikan informsi.Maksudnya, karena merasa tidak punya ‘alasan’, basa-basi agak sulit terfikirkan oleh mreka. jadi,orang introvert akan berbicara jika diharuskan. Mereka juga tak mau menjual senyumnya agar dianggap ramah, karena ramah bagi mereka adalah kesediaan berdialaog dengan disertai kehendak baik dan penghargaan tulus yang disampaikan secara jujur dan wajar          kepada pihak lain.

Penyendiri 
Mereka selalu butuh waktu untuk menyendiri, menyepi, ini adalah suatu kebutuhan, bagaikan makanan yang memberi kekuatan kepada si introvert. , mereka sering kali butuh untuk “meng-charge” diri mereka setelah “lelah” bersosialisasi atau dalam suasana sosial. Bagi mereka keramaian membuat tenaga mereka cepat hilang. Oleh karena itu biasanya mereka hanya sekali-kali berinteraksi, kemudian diam. Ketika sedang stress, introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua orang yang mereka percaya. Bagi introvert suasana sepi adalah suasana yang nyaman dimana mereka bisa mengisi energi mereka.
 Introvert sangat nyaman dengan pikiran mereka sendiri. Mereka banyak berpikir. Introvert biasanya merasa rileks di rumah atau di alam, bukan di tempat umum yang penuh kesibukan. Introvert bukan pencari sensasi dan pecandu adrenalin. Jika ada terlalu banyak pembicaraan dan kebisingan terjadi, mereka melemah. Otak mereka terlalu sensitif terhadap neurotransmitter yang disebut Dopamine. . namun, itu bukan anti-sosial atau depresi, bagi mereka menyendiri sama menyegarkannya dengan makan, tidur, atau mandi.

Pelamun
Mereka melamun. Mereka senang memiliki masalah untuk dikerjakan dan teka-teki untuk dipecahkan. Dengan melamun daya hayal mereka akan bekerja dengan baik. Tapi mereka juga bisa merasa luar biasa kesepian jika mereka tidak memiliki siapapun untuk berbagi pencapaian mereka. Mereka menginginkan hubungan yang otentik dan tulus dengan SATU ORANG pada satu waktu.

Sedikit teman
 Introvert sangat menghargai sedikit teman yang mereka miliki. Mereka bisa menghitung teman-teman dekat mereka dengan satu tangan. Jika Anda cukup beruntung untuk dianggap teman oleh seorang introvert, Anda mungkin telah memiliki sekutu setia seumur hidup. Sekali Anda telah mendapatkan rasa hormat mereka, keberadaan Anda sangat diterima. jika ada seorang Introvert yang dengan sukarela mengeluhkan masalahnya kepadamu, maka kau adalah orang yang sangat beruntung. Karena mereka telah mengategorikan dirimu sebagai seorang teman yang hebat. mereka biasanya butuh kenyamanan dlm berteman shingga mrk akan terbuka & lepas bila bertemu orang2 yang cocok dengan diri mereka.       
                                                                                                                           
Tenang 
Inilah introvert, pembawaannya tenang, tidak terburu-buru,tidak krasak-krusuk. seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan. Mungkin karena kebiasaan mereka yang menyendiri sehingga emosi mereka terlatih untuk tetap stabil.

 Berpikir kearah subyektif
Introvert adalah orang-orang yang lebih sering melihat ke dalam, memberi perhatian lebih pada pikiran dan emosinya. dunia batin mereka terasa jauh lebih merangsang dan bermanfaat bagi mereka. Seorang Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik.  Mereka tidak memperdulikan penampilan anda, tapi yang  jadi catatan mereka adalah sikap anda pada mereka. Misalkan: pada suatu waktu introvert bertamu kerumah anda, kebetulan rumah anda sedang acak-acakkan, dan anda sendiri belum mandi. Anda tak perlu panik, karena ia tak akan mempermasalahkan itu. Tapi akan jadi masalah jika anda tidak menyambutnya dengan senyum, dan anda memandangnya dengan tatapan tidak mengaharapkan kehadirannya. Dan harus digaris bawahi bahwa; para introvert sangat lihai dalam menterjemahkan tatapan mata seseorang. 

Sulit membuat hubungan baru
Ibaratkan sebuah mesin, maka introvert adalah mesin yang lambat panas. Mereka perlu waktu agak lama untuk mencairkan suasana. Jika anda lama tak bertemu dengan pribadi introvert ini, dan pada satu kesempatan anda bertemu, anda akan dapati sikap mereka yang dingin. Jadi jangan anggap mereka sombong.

Menghindari resiko
Introvert merupakan pribadi yang berhati-hati. Selalu berusaha menghindari resiko. Karena mereka selalu membaca kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Bagi mereka, kemungkianan adalah ruang takdir yang tak terbantahkan.

Suka membaca
Berada dalam kesunyian bersama buku-buku saja, tanpa ketemu satu manusia pun. Intovert mampu melakukan itu. Bagi mereka rangakaian huruf adalah teman yang sangat mengasyikkan. 

   Berpikir dan merencanakan dulu sebelum berbicara dan bertindak Selalu berpikir sebelum berbicara adalah suatu naluri lahiriah bagi mereka. Introvert akan berhati-hati saat menjelaskan pendapatnya, karena mereka tak suka dengan pertikaian yang tak ada hasil. Oleh sebab itu mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. maka jangan heran jika bertanya pada orang introvert  ia akan berjeda sejenak. karena ia butuh waktu untuk berfikir.

   Jaga jarak dengan orang asing
Introvert bukanlah pribadi yang sok kenal dengan orang asing, meskipun orang asing  tersebut sangat familiar. Tapi, jika sudah terlibat perkenalan, introvert adalah pribadi yang cukup menyenangkan. Meskipun tidak supel, tapi introvert bisa berteman dengan siapapun.

   Dapat dipercaya
Memiliki privasi yang kuat, ‘tidak ember’, mampu menyimpan rahasia pribadi rapat-rapat.

   Butuh alasan dalam tiap tindakan
Karena sikap inilah introvert sering dicap lamban, padahal tidak. Mereka hanya mencari pembenaran dalam setiap keputusannya. Mereka bukanlah pribadi “easy going”, saya senang maka saya lakukan. Tapi mereka selalu memperhitungkan manfaat dari tindakannya itu.

   Sporadis
   Mereka tidak mengikuti orang banyak. Mereka akan lebih suka dihargai karena cara-cara unik hidup mereka. Mereka berpikir berdasarkan standar diri mereka sendiri dan karena itu, mereka sering menantang kebiasaan. Mereka tidak membuat keputusan berdasarkan pada apa yang sedang populer atau trendi.

Sensitif 
Mereka berfilosofi seperti lebah; hidup di alamnya sendiri. Tidak  akan mengganggu siapapun, tapi jangan coba-coba menyentuh sarangnya, dia siap bertarung. Jika dalam sepak bola, mereka menerapkan starategi “Defensif counter attack”. Mereka tidak akan menyakiti orang lain baik dengan perkataan atau tindakan. Tapi jika mereka disakiti, mereka akan membalasnya dengan lebih kejam.  
                      
  Tidak suka dipuji
Mereka jengah dengan pujian, mereka hanya butuh pengakuan. Pengakuan akan kualitas diri mereka.
Seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa.

  Mempunyai standar etika yang baik
Sikap ini lahir dari kombinasi antara sifat pendiam dan tenangnya, hingga menjadikan ia sosok yang kalem, sopan, dan tak banyak tingkah. 

Terkadang anda harus memakai topeng, anda tidak bisa tersenyum terus didepan orang banyak, itu tidak mungkin  dilalakukan. Saya tidak bisa melakukan hal itu.
Ini bukanlah kepribadian saya, dan orang lain sungguh tidak mengenal saya dengan baik. Saya terpaksa melakukan ini semua , karena saya tidak ingin semua orang mengenal pribadi saya. cukup orang-orang terdekat saya saja.
Anda tahu, seperti teman saya, keluarga saya, adalah orang-orang yang mengenal saya dengan baik. Sementara orang lain, jujur saja, saya tidak peduli dengan apa yang mereka pikirkan.”-CR7-


NB: tulisan ini dihimpun dari berbagai artikel dengan sedikit penambahan.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

essay ny bagus-bagus, keren! (y)
coba baca2 di sini
http://flplubuklinggau.blogspot.com/2013/06/tiga-wanita-dalam-sastra-peluncuran.html
disitu antum bisa banyak belajar lagi, mengenai hal bagaimana kepenulisan yg baik dan benar...